Bahaya Mengonsumsi Gula dan Jumlah yang Harus Dikonsumsi dalam Sehari - Pada zaman yang sekarang ini telah banyak masyarakat yang gemar mengkonsumsi makanan manis ataupun minuman manis hal ini dapat membuat kesegaran dan kenikmatan semata tetapi dampak buruknya sangat berbahaya bagi tubuh kita.
Apalagi ada orang yang sudah candu dengan kata manis, hal ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan tubuhnya, dikarenakan makanan dan minuman manis merupakan surganya bagi anak-ank ataupun kalangan muda sekarang.
Gaya hidup yang serba modern saat ini akan berpengaruh dengan asupan makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap harinya. Kini banyak orang yang mengonsumsi makanan ataupun minuman yang bercita rasa manis. Tak hanya memberikan cita rasa yang enak, makanan manis biasanya dapat membangkitkan mood menjadi lebih baik.
Gula merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh sel-sel di dalam tubuh, namun jika mengonsumsi terlalu banyak, gula akan berdampak pada kesehatan.
Terlalu banyak mengonsumsi gula atau makanan dan minuman bercita rasa manis dapat meningkatan risiko berbahaya pada kesehatan.
Seperti penyakit obesitan, diabetes tipe 2, peningkatan tekanan pada fungsi jantung, serta kerusakan pada gigi.
Telah direkomendasikan untuk mengonsumsi gula dalam jumlah 9 sendok teh per hari untuk pria dan 6 sendok teh untuk wanita.
Pria harus mengonsumsi tidak lebih dari 9 sendok teh gula per hari dan para wanita tidak boleh lebih dari 6 sendok teh gula per hari.
Makanan dengan kandungan gula tinggi sebaiknya dihindari seperti coklat batangan, sereal manis, dan minuman bersoda sering mengandung kadar gula tambahan yang sangat tinggi.
Buah-buahan yang dikemas dalam makanan olahan juga mengandung gula alami yang juga berbahaya untuk kesehatan tubuh, jika dikonsumsi secara berlebihan.
Namun pada masa kini sudah sangatlah susah untuk mengurangi jumlah kadar gula yang dikonsumsi dikarenakan sudah terbiasa dalam jangka waktu yang lama, ketika ingin mengkonsumsi kadar gula yang sedikit rasanya dimulut tidaklah puas, hal ini sudah banyak dialami oleh kalangan masyarakat di indonesia.











0 Komentar